Beberapa Proses Belajar Mandiri, Penting Untuk Diketahui


Beberapa Proses Belajar Mandiri, Penting Untuk Diketahui


Proses Belajar Mandiri adalah salah satu artikel dari paket postingan “Belajar Mandiri”. Isi di dalamnya, hanyalah sebagai pengantar ilmu pengetahun, jadi kami sangat merekomendasikan untuk membaca sumber sumber lain yang masih terkait.   

Paket postingan ini terdiri atas berbagai macam artikel, di antaranya :


RAGAM PROSES BELAJAR MANDIRI

A. Menetapkan Tujuan

Pembelajar memilih atau berpartisipasi dalam memilih, untuk bekerja demi sebuah tujuan penting, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, yang bermakna bagi dirinya maupun orang lain.

B. Membuat Rencana

Pembelajar menetapkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan mereka. Merencanakan disini meliputi melihat lebih jauh ke depan dan memutuskan bagaimana cara untujk berhasil. Rencana yang diputuskan siswa tergantung pada apakah mereka ingin menyelesaikan masalah, menentukan persoalan, atau menciptakan suatu proyek.

Rencana yang dibuat seseorang bergantung pada tujuannya. Baik tujuan tersebut melibatkan penyelesaian masalah, menyelesaikan persoalan tersebut, semuannya membutuhkan pengambilan tindakan, mengajukan pertanyaan, membuat pilihan, mengumpulkan dan menganalisa informasi, serta berfikir secara kritis, dan kritis. Kemampuan untuk melakukan hal-hal tersebut memungkinkan keberhasilan pembelajaran mandiri.

C. Mengikuti Rencana Dan Mengukur Kemajuan Diri

Dari semula, pembelajar tidak hanya menyadari tujuan mereka, tetapi mereka juga harus menyadari keahlian akademik mereka yang harus dikembangkan serta kecakapan yang diperoleh dalam proses belajar mandiri. Selain proses tersebut mereka harus mengevaluasi seberapa baik rencana mereka berjalan.

D. Membuahkan Hasil Akhir

Pembelajar mendapatkan suatu hasil baik yang tampak maupun yang tidak tampak bagi mereka. Ada ribuan cara untuk menampilkan hasil-hasil dari pembelajaran mandiri. Yang paling jelas adalah sebuah kelompok mungkin menghasilkan portofolio, dan dapat pula memberikan informasi menggunakan grafik, tampil untuk mempresentasikan hasil belajar mereka dan siap dikomentari oleh pembelajar yang lainnya.

E. Menunjukkan Kecakapan Melalui Penilaian Autentik

Para pembelajar menunjukkan kecakapan terutama dalam tugas-tugas yang mandiri dan autentik. Dengan menggunakan standart nilai dan penunjuk penilaian untuk menilai portofolio, jurnal, presentasi, dan penampilan pembelajar sehingga pengajar dapat memperkirakan tingkat pencapaian akademik mereka. Sebagai tambahan penilaian autentik menunjukkan sedalam apakah proses belajar mengajar yang diperoleh siswa dari pembelajaran mandiri tersebut. Proses belajar mandiri adalah proses yang kaya, bervariasi, dan menantang. Keefektifan bergantung tidak hanya pada pengetahuan dan dedikasi pembelajar, tetapi juga dedikasi dan keahlian pengajar.

Ciri Ciri Belajar Mandiri Menurut Para Ahli


Ciri Ciri Belajar Mandiri Menurut Para Ahli


Ciri Ciri Belajar Mandiri adalah salah satu artikel dari paket postingan “Belajar Mandiri”. Isi di dalamnya, hanyalah sebagai pengantar ilmu pengetahun, jadi kami sangat merekomendasikan untuk membaca sumber sumber lain yang masih terkait.   

Paket postingan ini terdiri atas berbagai macam artikel, di antaranya :

3.  Proses Belajar Mandiri

Ciri-Ciri Belajar Mandiri Menurut Para Ahli


JEROLD E KEMP

Ciri Ciri Program Belajar Mandiri, meliputi hal-hal berikut :

a. Kegiatan belajar untuk siswa dikembangkan dengan cermat dan rinci. Pengajaran sendiri berlangsung dengan baik apabila bahan disusun menjadi langkah-langkah yang terpisah dan kecil, masing-maing membahas satu konsep tunggal atau sebagian dari bahan yang diajarkan. Besar langkah bisa berbeda-beda, namun urutannya perlu diperhatikan dengan teliti.

b. Kegiatan dan sumber pengajaran dipilih dengan hati-hati dengan memperhatikan sasaran pengajaran yang dipersyaratkan.

c. Penguasaan pembelajar terhadap setiap langkah harus diperiksa sebelum ia melanjutkan ke langkah berikutnya.

d. Apabila muncul kesulitan, pembelajar mungkin perlu mempelajari lagi atau meminta bantuan pengajar. Jadi, pembelajar secara terus-menerus ditantang, harus menyelesaikan kegiatan yang diikutinya, langsung mengetahui hasil belajar atau usahanya, dan merasakan keberhasilan.


HARIS MUDJIMAN

Ciri-ciri belajar mandiri dapat dilihat dari sumber belajar yang digunakan, tempat belajar, waktu belajar, tempo dan irama belajar, cara belajar, dan evaluasi hasil belajar akan diuraikan sebagai berikut :

a. Sumber Belajar

Belajar mandiri dapat menggunakan berbagai sumber dan media belajar yang bersifat self instructional, dapat juga teknologi informasi seperti internet.

b. Tempat Belajar

Belajar mandiri dapat dilakukan dimana saja yang kondusif untuk belajar seperti di sekolah, rumah, perpustakaan dan sebagainya.

c. Waktu Belajar

Belajar mandiri dapat dilakukan setiap waktu yang dikehendaki pebelajar.

d. Tempat dan irama belajar

Kegiatan dan intensitas belajar ditentukan sendiri oleh pebelajar sesuai kemampuan, kebutuhan dan kesempatan .

e. Cara belajar

Cara belajar ditentukan dengan kesesuaian leh tipe belajar pembelajar dan keampuan belajarnya.

f. Evaluasi Hasil Belajar

Evaluasi hasil belajar mandiri dilakukan oleh pebelajar sendiri dengan membandingkan antara tujuan belajar dan hasil belajar yang dicapainya, pembelajar akan mengetahui sejauh mana keberhasilannya.


Pengertian Belajar Mandiri Menurut Para Ahli


Pengertian Belajar Mandiri Menurut Para Ahli


Pengertian Belajar Mandiri adalah salah satu artikel dari paket postingan “Belajar Mandiri”. Isi di dalamnya, hanyalah sebagai pengantar ilmu pengetahun, jadi kami sangat merekomendasikan untuk membaca sumber sumber lain yang masih terkait.   

Paket postingan ini terdiri atas berbagai macam artikel, di antaranya :


Pengertian Belajar Mandiri Menurut Para Ahli

WEDEMEYER
Belajar mandiri adalah cara belajar yang memberikan derajat kebebasan, tanggung jawab, dan kewenangan yang lebih besar kepada pembelajar dalam melaksanakan dan merencanakan kegiatan-kegiatan belajarnya.

LEWIS DAN SPENSER
Belajar mandiri adalah adanya komitmen untuk membantu pembelajar memperoleh kemandirian dalam menentukan keputusan sendiri tentang tujuan atau hasil belajar yang dicapai, mata ajar dan tema yang akan dipelajari, sumber-sumber belajar serta metode yang akan dipelajari, kapan, bagaimana serta dalam hal apa keberhasilan yang akan diuji.

KNOWLESS
belajar mandiri adalah suatu proses dimana individu mengambil inisiatif dengan atau tanpa bantuan dari orang lain untuk mendiagnosa kebutuhan belajarnya sendiri, merumuskan atau menentukan tujuan belajarnya sendiri, mengidentifikasi sumber-sumber belajar, memilih dan melaksanakan strategi belajarnya, serta mengevaluasi hasil belajarnya sendiri.

HARIS MUJIMAN
Belajar mandiri adalah kegiatan belajar yang diawali dengan kesadaran adanya masalah, disusul dengan timbulnya niat melakukan kegiatan belajar secara sengaja untuk menguasai sesuatu kompetensi yang diperlukan guna mengatasi masalah.

BROOKFIELD
Belajar mandiri adalah yang dilakukan oleh siswa secara bebas menentukan tujuan belajarnya, arah belajarnya, merencanakan proses belajaranya, menggunakan sumber-sumber belajar yang dipilihnya, membuat keputusan akademik, dan melakukan kegaiatan-kegiatan untuk tercapainya tujuan belajarnya.

TAHAR
kemandirian belajar merupakan kesiapan dari individu yang mau dan mampu untuk belajar dengan inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan orang lain dalam hal penentuan tujuan belajar, metode atau strategi belajar, sumber belajar, dan evaluasi hasil belajar.

MERRIAM DAN CAFFARELLA
kemandirian belajar merupakan proses dimana individu mengambil inisiatif dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sistem pembelajarannya.

John Hopkins Menghapus Palestina dari Coronavirus Map Tracker, Peduli HAM Marah



Kemarahan masyarakat peduli hak asasi manusia sedang ditujukanan pada The John Hopkins Coronavirus Resource Centre, sebuah lembaga yang menjadi rujukan penting bagi pencari informasi terbaru tentang Covid-19. Karena mereka menghapus Palestina dari Dasboard mereka. Di lansir dalam alaraby (28 Maret 2020), sebelumnya website ini mencantumkan wilayah Palestina dan Israel secara terpisah.

Baca selengkapnya di : english.alaraby.co.uk

Hasil Penelitian Terbaru : Akses Teknologi Terbaru pada Siswa Menurunkan Motivasi Akademik


Penelitian Pendidikan


Anda mungkin sudah terlalu sering melihat dan membaca informasi tentang teknologi di ruang ruang kelas yang sangat canggih.

Tapi, tahukah jika ada penelitian yang menyebutkan, bahwa teknologi pendidikan yang terus berkembang secara cepat yang diterapkan dalam sekolah membuat motivasi akademik siswa turun?

Jelas ini sangat berlawanan dengan apa yang ada dalam pikiran kita selama ini. Yang menduga bahwa teknologi membuat siswa semakin bersemangat dalam menjalani proses pendidikan di sekolah.

Penelitian tentang hal di atas, dilakukan oleh Annahita Ball, seorang asisten professor dari Buffalo School of Social Work.

Hasil penelitian terbaru Ball menyebutkan, adanya penurunan motivasi akademik bagi siswa yang berpartisipasi dalam intervensi berbasis teknologi.

Penelitian Ball meliputi; sikap siswa terhadap sekolah, bagaimana mereka menanggapi tantangan belajar, kepercayaan diri mereka tentang mengelola tugas dan apakah mereka bekerja keras dan berusaha yang terbaik semuanya adalah bagian dari motivasi akademis - atau sejauh mana seorang siswa peduli dengan sekolah.

Dari hasil penelitiannnya, Annahita Ball tidak merekomendasikan sekolah atau guru untuk anti-teknologi pendidikan.

Tetapi penelitian Ball menekankan bahwa dengan atau tanpa teknologi, sekolah harus mengkondiskan hal hal interpersonal hidup dalam lembaga pendidikan.

Penelitian Ball ini dipublikasikan dalam the journal Children & Schools.